Nikmatnya Pengetahuan

Firman Allah SWT, “ Dan Dia telah mengajarkan apa yang belum kamu ketahui dan sungguh karunia Allah begitu besar bagimu. “ (QS An nisa : 113)
Kebodohan itu mematikan hati, membunuh kehidupan, dan menghilangkan umur. Sedangkan ilmu itu cahaya bagi hati, kehidupan bagi jiwa, dan bahan bakar bagi perilaku kita untuk melakukan kebaikan. “Dan apakah orang yang sudah mati kemudian Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia bisa berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang-orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya (QS Al an’am : 122). Sesungguhnya kebahagiaan dan ketenangan itu dapat diperoleh dengan ilmu. Sebab ilmu dapat menyingkap kegelapan dan menyusuri kegelapan yang tersembunyi.
Apabila kita menginginkan kebahagiaan maka tuntutlah ilmu, carilah pengetahuan dan rasakan faedahnya. Dengan demikian segala kesedihan, kesusahan dan kegalauan hati yang kita alami akan sirna. Nabi Muhammad SAW bersabda : “Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah mendapat suatu kebaikan, maka Ia akan memberi pemahaman agama kepadanya.
Sesorang tidak akan merasakan kebahagiaan dengan harta atau pangkatnya, sedangkan ia tidak tahu sama sekali tentang pengetahuan. Kehidupan akan terasa tidak sempurna dan umurnya tidak berarti sama sekali. “Adakah orang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu itu benar sama dengan orang buta.” (QS Ar rad : 19)

Zikir Penenang Hati

Berzikir kepada Allah Yang Maha Suci adalah surga-Nya yang berada di bumi. Barangsiapa yang tidak memasukinya, berarti ia tidak akan masuk ke dalam surga-Nya yang berada di akhirat.
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu” (QS Al Baqarah : 152). Zikir adalah penyelamat jiwa dari segala macam penyakit, kelelahan dan kegoncangan yang terjadi di dunia. Bahkan zikir adalah jalan yang paling mudah dan paling singkat untuk menuju kemenangan. Berzikir kepada Allah dapat menghilangkan rasa takut, gemetar, gelisah, dan sedih. Dengan berzikir kepada-Nya dapat menghancurkan gunung penderitaan, kegelisahan dan kesusahan.
Janganlah heran jika orang-orang yang berzikir akan merasa nyaman. “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS Ar rad : 28). “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar (QS Al ahzab : 35). “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang yang merugi” (QS Al munafiqun : 9).
Dalam sebuah hadits disebutkan : “Perumpamaan orang yang selalu berzikir kepada Allah SWT dengan orang-orang yang tidak berzikir adalah seperti orang hidup dan orang mati.”
Dalam hadits shahih, Nabi bersabda : “Maukah kamu semua saya beritahu perbuatan yang paling utama, paling bersih di sisi Allah, paling baik bagi kamu jika dibandingkan berinfak dengan emas dan perak, dan lebih baik bagimu bila dibandingkan menemui musuh di medan peperangan?’ Para sahabat berkata, “Ya, lalu Nabi memberitahu kepada pada sahabat, “ Berzikir kepada Allah SWT.”