Surat Tahanan yg Disensor

Ada seorang Aceh dari kabupaten Pidie, menulis surat ke anaknya yang
ada di penjara Nusa Kambangan karena dituduh terlibat GAM (Gerakan
Aceh Merdeka).

Bunyinya: “Hasan, bapakmu ini sudah tua, sekarang sedang musim tanam
jagung, dan kamu ditahan di penjara pula, siapa yang mau bantu bapak
mencangkul kebun jagung ini?”

Eh, anaknya membalas surat itu beberapa minggu kemudian. “Demi Allah,
jangan cangkul itu kebun, saya tanam senjata di sana,” kata si anak
dalam surat itu.

Rupanya surat itu disensor pihak rumah tahanan, maka keesokan harinya
setelah si bapak terima surat, datang satu peleton tentara dari kota
Medan.

Tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian
mencangkul tanah di kebun tersebut. Setelah mereka pergi, kembali si
bapak tulis surat ke anaknya.

“Hasan, setelah bapak terima suratmu, datang satu peleton tentara
mencari senjata di kebun jagung kita, namun tanpa hasil. Apa yang
harus bapak lakukan sekarang?”

Si anak kembali membalas surat tersebut, “Sekarang bapak mulai tanam
jagung aja, kan udah dicangkul sama tentara, dan jangan lupa ngucapin
terima kasih sama mereka.”

3 Responses to Surat Tahanan yg Disensor

  1. alid abdul mengatakan:

    Wakakakaka…

  2. Unknown Virus B-72 mengatakan:

    JaYuSsS…

  3. yurades mengatakan:

    maksa bgd yeuh manetti,,ga lucu,,he”…. kidding pak!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: