Virus JPEG

Beginilah tampilan gambar yang terinfeksi virus JPEG.  ekstensi file gambar akan ditambahkan exe di belakangnya. Software antivirus pun agak kewalahan melacak virus yang masuk melalui file JPEG. Software antivirus akan susah menemukan virus pada file JPEG karena secar default mereka hanya mencari file .exe.

Antivirus normal, secara default tidak akan mendeteksi JPEG. Anda bisa mengeset antivirus scanner untuk mencari JPEG, tapi repotnya anda bisa merubah ekstensi file pada JPEG ke banyak jenis lain.

saya kebagian virus ini oleh teman yang suka berbagi plus, eh ternyata benar berbagi virus.  Kesel juga, karena semua file gambar JPEG tidak bisa dibuka.  Di rumah saya iseng nyoba, dan ternyata bisa dihilangkan menggunakan AVG dengan update terbaru (biasa kalo gratisan, harus rajin ngapdet).  Dan saya juga, nggak nyangka karena di LabSkul saya sudah berusaha membasminya (kejam juga).  Ternyata, sistem operasi juga berpengaruh terhadap virus ini, di rumah saya pake XP SP2, dan memang virusnya hilang.  File gambar hanya dihidden.  Keesokan harinya, karena merasa yakin sudah aman, ternyata di lab terjangkit lagi karena OS-nya XP SP1, ya jadi deh repot lagi.  Untuk rekan-rekan yang lain, sabar aja kalo kena virus ini.

Setelah sekian lama mencari-cari informasi mengenai virus yang satu ini, akhirnya lega juga karena ternyata virus ini lebih dikenal dengan virus amburadul.  virus ini yang sekian lama meng-infek laptop dan pc saya.  tapi akhirnya, virus ini takluk juga setelah dibersihkan dengan currentprocess kemudian menghapus sistem file yang terdapat di system32 (a^m^b^u^r^a^d^u^l).  Alhamdulillah.