Menumbuhkan semangat belajar

Belajar adalah suatu proses yang dilakukan oleh manusia secara berkesinambungan untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Akan tetapi, suatu proses belajar yang tidak benar justru akan membuat kita merasa malas dan jenuh. Terlebih lagi pembelajaran terhadap anak, diperlukan metode atau cara belajar yang merangsang anak untuk termotivasi belajar lebih giat.  oleh karena itu, diperlukan metode atau cara tepat sehingga proses belajar berlangsung menarik dan menyenangkan.

Melatih kebiasaan belajar membutuhkan suasana yang menyenangkan. Dalam pengertian yang paling sederhana, kita akan melihat bahwa anak-anak tidak akan senang berada dalam tekanan, dipaksa, dibentak, apalagi diancam dengan hukuman supaya mau belajar. berusaha memahami keinginan anak dengan tetap mengarahkan untuk tetap belajar merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan.  Karena semakin dipaksa untuk belajar maka akan menimbulkan ekses yang tidak baik. Apabila sudah sampai pada taraf ini maka belajar, waktu belajar dan waktu untuk mengerjakan pekerjaan atau tugas sekolah akan menjadi saat-saat yang menyebalkan bagi anak.

Sikap positif orang tua berpengaruh besar bagi kelancaran belajar anak. Namun kelancaran belajar itu pasti tidak akan tercapai kalau suasana belajar tidak mendukung. Karena itu orang tua sebaiknya menyediakan tempat khusus untuk anak belajar.

Selain memberikan ruang khusus untuk privasi belajar anak, orangtua haruslah memonitor belajar anak, karena anak sekarang semakin pintar dalam hal mencari-cari alasan.  Banyak anak yang rajin memegang buku tapi hanya sekedar dipegang, dan parahnya lagi beberapa orangtua menganggap bahwa si anak sudah belajar.  Jadi memang diperlukan peran serta orang tua dalam membimbing anak-anaknya dalam belajar.  karena waktu belajar yang ada di sekolah sangat terbatas.

Peran guru dalam memberikan pengajaran dan bimbingan di sekolah serta perang orangtua dalam mengawasi proses belajar anak dapat disinergikan sehingga target belajar dapat tercapai.  Selain itu, faktor lingkungan juga memberikan kontribusi yang besar terhadap motivasi dan semangat belajar anak.

Iklan

Gaya belajar dan nilai akademis

Setiap orang pasti mempunyai cara belajar yang berbeda-beda yang menurut mereka itu efektif, tapi bagi sebagian yang lain atau orang lain mungkin gaya itu tidak sesuai.  Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi cerita tentang keseharian siswa dalam belajar, baik itu di sekolah maupun di rumah.  Suatu saat saya menanyakan kepada salah seorang siswa, apakah setiap malam melakukan tugas rutinnya sebagai pelajar (belajar) atau tidak.  Dan agak mencengangkan juga karena jumlah yang tidak belajar lebih banyak dari pada yang belajar.  Yang belajar pun tidak sepenuhnya belajar, tetapi dibarengi dengan kegiatan lain seperti nonton ataupun mendengarkan musik.

Ada siswa yang terbiasa belajar dalam keadaan tenang artinya butuh keheningan pada saat belajar.  itu berarti siswa tersebut mungkin harus belajar di tengah malam atau menjelang subuh.  Ada siswa yang terbiasa mendengarkan musik sambil belajar.  Ada juga siswa yang belajar sambil menonton TV.  sementara yang lain ada perlu teman untuk belajar, karena perlu berdiskusi atau ada teman untuk diajak bertukar pikiran.  Banyak hal memang gaya belajar yang bisa diterapkan.  akan tetapi sebagai seorang siswa harus selektif, karena gaya belajar siswa yang satu dengan yang lain pasti akan berbeda.  ada siswa yang terlihat santai pada saat guru menyampaikan materi tetapi mengerti dan memahami apa yang disampaikan oleh guru.  ada juga siswa yang terlihat serius tapi tidak mengerti apa-apa, hanya sekedar menjadi pendengar yang baik.  ada juga siswa yang memang tidak betah berada di ruang kelas, ada saja alasan untuk keluar.

Dalam belajar waktu bukan merupakan ukuran yang tepat.  tidak menjadai jaminan bahwa belajar dalam wakti berjam-jam akan membuat seseorang akan mengerti apa yang dipelajari.  tetapi ada juga yang hanya sebentar tetapi memahami apa yang dipelajari.  Satu hal penting adalah pada saat belajar fokuskan pikiran pada yang dipelajari, bukan pada yang lain apalagi sampai berimajinasi tidak jelas.

Oleh karena itu, tidak semua metode belajar tepat untuk semua orang, tergantung pada bagaimana siswa mengapalikasikan.  untuk menilai apakah gaya belajar kalian sudah tepat atau belum, korelasikan dengan nilai yang diperoleh.  Jika tidak ada korelasi positif berarti kalian harus merubah cara belajar belajar, tidak terpaku pada gaya belajar yang sudah jelas tidak memberikan kontirbusi terhadap nilai yang telah kalian dapatkan.

Model-model Pembelajaran

Untuk membelajarkan siswa sesuai dengan cara-gaya belajar mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan optimal ada berbagai model pembelajaran. Dalam prakteknya, kita (guru) harus ingat bahwa tidak ada model pembelajaran yang paling tepat untuk segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu, dalam memilih model pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa, sifat materi bahan ajar, fasilitas-media yang tersedia, dan kondisi guru itu sendiri.

 

Berikut ini disajikan beberapa model pembelajaran, untuk dipilih dan dijadikan alternatif sehingga cocok untuk situasi dan kondisi yang dihadapi. Akan tetapi sajian yang dikemukakan pengantarnya berupa pengertian dan rasional serta sintaks (prosedur) yang sifatnya prinsip, modifikasinya diserahkan kepada guru untuk melakukan penyesuaian, saya sepenuhnya yakin dan percaya bahwa kreativitas para guru sangat tinggi.  Bagi rekan-rekan yang memerlukan model pembelajaran berikut ini, silahkan download dan silahkan kembangkan dan sesuaikan dengan kondisi siswa kita.

Model-model pembelajaran

Bangga dengan maksiat

sungguh luar biasa mengenaskan perilaku beberapa orang pelajar yang sempat terekam oleh media cetak dan elektronik.  tidak ada lagi rasa malu terhadap masyarakat yang ada di sekitarnya, bahkan bangga dengan apa yang dilakukan.  fenomena ini tidak hanya terjadi di kalangan pelajar, tetapi juga terjadi di lembaga tinggi negara yang dilakukan oleh anggota dewan terhormat.  Melakukan sesuatu yang bertentangan dengan norma agama tidak lagi membuat orang-orang merasa takut dengan apa yang telah dlakukannya.  beberapa orang bahkan mencari pembenaran seolah-olah membenarkan apa yang sudah mereka lakukan.

Setelah perilaku siswa sekolah menengah di Kota kendari yang menghebohkan terendus media.  berita tak kalah mirisnya adalah perbuatan nekat (adegan mesum) yang dilakukan oleh oknum pelajar sekolah menengah pertama di sebuah kota di jawa tengah.  mereka bahkan sudah tidak lagi melihat norma agama sebagai pijakan.  nauzubillah.

Padahal Allah Yang Maha Agung sebenarnya menutupi aib orang yang berbuat maksiat agar menyadari apa yang mereka lakukan itu salah.  Ada aib yang langsung terungkap tapi ada pula yang masih ditutupi karena itu tadi, sehingga ada kesadaran dari pelaku untuk menyadari perbuatannya.  Tapi apa yang terjadi, kita malah bangga dengan maksiat yang dilakukan.  perbuatan yang seharusnya kita tutupi, malah dengan bangga diekspos.  dan yang lebih parah lagi adalah berupaya membuat pembelaan dengan berbagai macam dalih yang tidak jelas.

Melalui tulisan ini, saya pribadi mengajak kepada kita semua untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, agar terhindar dari musibah.  bagaimana negara kita akan mendapatkan berkah, jika perilaku masyarakatnya tidak lagi mengindahkan nilai-nilai ketuhanan.  tetapi justru mengaminkan nilai-nilai kesetanan.

Ikrar Sumpah Pemuda

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memaknai peringatan hari sumpah pemuda yang dicetuskan oleh para pemuda pada tanggal 28 oktober 1928 atau tepat 100 tahun yang lalu.  Harapan dari kongres pemuda tersebut adalah memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda yang dibangun oleh faktor penting yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.  Khusus mengenai masalah pendidikan, disampaikan bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah.  Anak juga harus dididik secara demokratis.  Hal lain yang mengemuka adalah adanya gerakan kepanduang yang perlu ditanamkan sejak dini untuk mendidik anak-anak disiplin dan mandiri.  Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu Indonesia Raya gubahan WR Supratman yang mendapat sambutan meriah dari peserta kongres.

SMA Kosgoro Kota Bogor sebagai sekolah berwawasan kebangsaan memperingati hari sumpah pemuda (28 Oktober 2008) dengan melaksanakan upacara bendera yang dilanjutkan dengan pembacaan teks sumpah pemuda oleh dua orang (siswa dan siswi). Upacara berlangsung hikmat dan berjalan dengan lancar.  suasana bertambah meriah pada saat tim aubade membawakan beberapa lagu nasional diantaranya lagu Bangun pemuda pemudi, Satu nusa satu bangsa dan Bagimu Negeri.  Kegiatan ini dilaksanakan untuk membangkitkan semangat kaum muda khususnya pelajar di lingkungan SMA Kosgoro untuk bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan, paling tidak tertanam semangat untuk belajar lebih giat, menanamkan semangat persatuan sesama warga sekolah dan umumnya dengan pelajar di lingkungan kota Bogor serta mempunyai kemauang yang besar untuk berubah.  Hal ini sesuai dengan harapan kongres pemuda 100 tahun yang lalu.

Berikut rekaman kegiatan upacara peringatan hari sumpah pemuda :

Beasiswa Prestasi

Sudah menjadi tradisi di Kampus SMA Kosgoro Kota Bogor bahwa siswa yang berprestasi akan mendapatkan beasiswa dari sekolah.  Walaupun sebenarnya di sekolah ini banyak sekali sumber beasiswa yang dapat diperoleh siswa, sebagai beasiswa BKM, beasiswa dari Guru, Beasiswa Yayasan Dharma Setia Kosgoro, Beasiswa dari instansi luar dan yang bergengsi adalah beasiswa prestasi yang rutin diberikan kepada siswa yang berprestasi di setiap akhir semester.

Walaupun sedikit terlambat, tetapi beasiswa prestasi tetap diberikan kepada siswa yang berhak menerimanya (Senin, 20 Oktober 2008).  Untuk siswa dengan predikat juara umum I di setiap jurusan maupun yang masih kelas 10 akan mendapatkan beasiswa yang diberikan dalam bentuk bebas SPP selama enam bulan.  Sedangkan juara umum kedua akan mendapatkan beasiswa selama empat bulan dan juara umum ketiga bebas SPP selama dua bulan.  Sudah tentu beasiswa ini akan meringkankan keuangan orangtua.  Satu hal yang menarik adalah siswa yang bernama Abdul Aziz dari kelas 12 IPA 1 merupakan siswa yang tidak tergantikan posisinya sebagai siswa berprestasi pertama mulai dari kelas 10 hingga berada di kelas 12.  Untuk siswa yang lain semoga termotivasi dengan prestasi yang diraih oleh teman-teman kalian.  mari berkompetisi dengan iklim belajar yang kondusif sehingga terlahir siswa-siswi yang cerdas, terampil dan beriman.  selamat kepada semua siswa yang telah menunjukkan prestasi belajar yang luar biasa.  Pesan untuk semua : Mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada harus merebutnya.

Pesta Demokrasi di smakos Bogor

Hari sabtu, 25 Oktober 2008 yang lalu semua warga kota Bogor yang telah mempunyai hak pilih mengikuti pemilihan walikota dan wakil walikota pertama dalam sejarah kota Bogor. Mengapa istimewa karena baru pertama kali pimpinan tertinggi kota Bogor dipilih secara langsung. Hari Senin, 27 Oktober 2008 juga merupakan hari yang berbeda di lingkungan kampus SMA Kosgoro Kota Bogor, karena hari ini pemilihan ketua OSIS periode 2008/2009 dilaksanakan. Kandidat ketua OSIS untuk periode ini hanya diwakili oleh dua orang, jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya. Walaupun demikian, hal ini tidak mengurangi semangat para kandidat untuk mengikuti tahapan proses seleksi yang telah disiapkan oleh panitia, diantaranya : tahap wawancara, seleksi tertulis, pemaparan visi dan misi serta debat kandidat.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Kosgoro kota Bogor yang sebelumnya memberikan sambutan. Inti dari sambutan kepala sekolah adalah agar siapapun kandidat yang terpilih kelak harus siap merealisasikan visi misi yang telah mereka paparkan sebelumnya. Serta bagaimana OSIS turut berperan dalam mensukseskan program sekolah. jangan sampai OSIS hanya berperan pada saat ada event tertentu saja dan setelah itu tidak ada kegiatan. pemilihan osis dibuka langsung oleh Kepala Sekolah yang ditandai dengan pemukulan gong yang selanjutnya kepala sekolah melakukan pemilihan ketua Osis yang diikuti oleh dewan guru SMA Kosgoro kota Bogor. Kegiatan yang berlangsung di halaman SMA Kosgoro dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 16.00 wib.

Adapun kandidat ketua OSIS yaitu Syaiful Anwar dari kelas 11 IPA 1 dan Panji Sunu Aji dari kelas 11 IPA 2. Perhitungan suara yang dilakukan menetapkan Syaiful Anwar sebagai Ketua OSIS SMA Kosgoro periode 2008/2009. Selamat kepada ketua OSIS yang baru, semoga dapat merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan serta dapat mengintegrasikan program OSIS dan program sekolah.

Anggota OSIS harus menjadi panutan bagi siswa yang lain sehingga OSIS tidak hanya sebagai simbol tempat berkumpul melainkan sebagai wadah belajar berorganisasi dan berinteraksi, tempat menampung aspirasi siswa dan lain sebagainya. sekali lagi selamat dan mari bersama memajukan SMA Kosgoro Kota Bogor khususnya di Kota Bogor.  Lanjutkan program ketua OSIS periode sebelumnya yang belum sempat terlaksana.  Cetuskan program baru yang lebih baik dan mewadahi aspirasi siswa SMA Kosgoro Bogor.  Integrasikan program sekolah dengan program OSIS sehingga sinkron dan tidak berjalan sendiri.  Tanamkan komitmen bersama bagi semua pengurus OSIS sehingga bisa menjadi telada bagi siswa yang lain.  Wujudkan Tri Setia Siswa SMA Kosgoro dalam setiap program yang canangkan.