Menjadi guru favorit pilihan siswa

teacherGuru adalah profesi yang mempersiapkan sumber daya manusia untuk menyongsong pembangunan bangsa dalam mengisi kemerdekaan. Guru dengan segala kemampuan yang dimilikinya dan daya upayanya mempersiapkan pembelajaran bagi peserta didiknya. Sehingga tidak salah jika guru sebagai salah satu kunci pembangunan bangsa menjadi bangsa yang maju dimasa yang akan datang. Dapat dibayangkan jika guru tidak menempatkan fungsi sebagaimana mestinya, bangsa dan negara ini akan tertinggal dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian waktu tidak terbendung lagi perkembangannya. Mungkin paradigma ini sedikit sudah bergeser, karena banyak guru hanya sebagai pengajar bukan sebagai pendidik. Padahal siswa sekarang sangat jauh berbeda dengan siswa periode 90-an ke bawah. Berdasarkan pembicaran dengan beberapa orang siswa, sebagian besar dari mereka mempunyai kriteria tertentu sebagai syarat menjadi guru favorit di mata siswa atau pun di mata (hanya) seorang siswa.

Siswa tidak memungkiri metode “PAKEMI = pembelajaran aktif kreatif efektif menyenangkan dan inovatif” merupakan metode yang sangat mengerti dan memahami kondisi siswa. bagaimana guru menyampaikan materi merupakan penilaian utama siswa, seorang guru mempunyai wawasan yang luas akan tergambar dengan cara bagaimana seorang guru menyampaikan pembelajaran di kelas.
fokus terhadap materi dan penyampaian yang mudah dimengerti oleh siswa. peduli terhadap siswa dan tidak pilih-memilih (diskriminatif), performance yang menarik serta bisa dijadikan partner dalam berdiskusi dan berkeluh kesah merupakan sekian banyak kriteria yang siswa sampaikan jika seorang guru ingin menjadi favorit di mata siswa.

Itulah apresiasi yang sering dilontarkan oleh siswa. Kita sebagai seorang guru, sudah-kah melakukan instropeksi terhadap cara kita mengajar di kelas. Sudah baik-kah menyiapkan materi pembelajaran yang akan disampaikan, sudahkah kita memberi layanan kepada mereka. Jawabannya, tentu kembali kepada guru yang bersangkutan. mau melakukan perubahan atau terpaku pada metode konvensional yang diagungkan.

Segera sadari dan lakukan perubahan untuk merebut perhatian mereka, karena kemauan belajar akan tumbuh dengan sangat baik di lingkungan belajar yang kondusif. selain itu, seorang siswa membutuhkan figur / teladan dari seorang guru. Mampu-kah kita mewujudkannya ????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: