Binatang mirip wajah manusia

Kelihatannya aneh jika membaca judul tulisan ini.  tapi mungkin anda sedikit berubah pikiran setelah melihat gambarnya.  yang jelas binatang-binatang ini memperlihatkan wajah mirip manusia, walaupun sebenarnya juga tidak terlalu mirip.  perlu pengamatan yang seksama sehingga kesimpulan bahwa binatang mirip wajah manusia baru akan muncul.  percaya atau tidak ….

Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Tunjangan fungsional guru: karena kuota…

Setelah beberapa tahun mendapatkan tunjangan fungsional, baru kali (tahun ini, 2009) ada distribusi tfg yang kurang jelas karena tidak dijelaskan.  Tunjangan fungsional guru (TFG) merupakan satu momen yang selalu ditunggu, karena setidaknya meringankan beban seorang guru yang penghasilannya luar biasa menyesakkan dada.  walaupun pada kenyataannya, apa yang harus diterima harus dinanti dengan amat sabar karena menunggu dan menunggu.

TFG di awal 2009, sedikit berbeda karena rumor yang beredar bahwa ada kuota bagi setiap sekolah yang sebelumnya rutin menerima dana TFG.  Kita sebenarnya bingung, kuota seperti apa yang dimaksud.  yang membuat teman-teman jadi pesimis adalah bagaimana jika kuota itu terus berlaku, sehingga guru yang tadinya tercatat sebagai penerima dana TFG harus gigit jari karena kuota tadi.  Saya sih berusaha menghibur diri bahwa mungkin penyaluran TFG kali ini, diatur penyalurannya untuk beberapa sekolah dulu, tetapi tidak dihilangkan sama sekali.  kemudian sekolah lain akan mendapat giliran berikutnya.  tapi benarkah ….????

TFG, semua guru menantimu…jangan karena kuota kau tak datang. sudah cukup lelah bagi kami menanti berbulan-bulan jika kau hendak turun.  tapi sekarang kau memberi kabar dengan kuota, kami bingung…

Guru Profesional, bisa-kah …

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru, salah satunya adalah dengan mengikuti sertifikasi melalui portofolio.  Setelah dua tahun sertifikasi dilakukan harapan akan menghasilkan guru-guru profesional bisa-kah terealisasi???.  Jawabannya kembali kepada guru yang telah melakukan dan menjalaninya.  Yang mengganjal dalam pikiran saya adalah apakah pemerintah sudah membuat perangkat untuk melakukan evaluasi terhadap guru-guru yang sudah dianggap profesional melalui sertifikasi.  Karena jika tidak, akan berakibat fatal.  Apakah hanya dengan mengikuti sertifikasi melalui portofolio seorang guru sudah dianggap lebih, padahal dalam kenyataannya ini berbanding terbalik.  Tentunya harapan pemerintah bukan hanya sekedar tuntas men-sertifikasi guru-guru tapi juga profesional dalam mengajar.  Oleh karena itu diperlukan evaluasi bagi yang sudah melakukan sertifikasi sehingga tanggung jawab sebagai guru profesional dapat dipertanggungjawabkan.  Tidak hanya sekedar mendapat tambahan kesejahteraan tapi juga profesional dalam melakukan tugasnya sebagai pengajar dan pendidik.

Ujian nasional : sebuah analogi

Ujian nasional merupakan tahapan akhir yang akan dan harus dilewati oleh setiap siswa. walaupun banyak protes yang menentang pelaksanaan, akan tetapi ujian nasional tetap berjalan sebagaimana yang telah diprogramkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, sebagai seorang guru semestinya senantiasa memberikan pencerahan dan motivasi bagi siswa kelas 12 khususnya. Apalagi tugas utama kelas 12 adalah mengantarkan mereka lulus ujian nasional dengan nilai yang baik.

Sebuah analogi yang sering saya sampaikan kepada siswa :

Kalian semua ibarat pelari jarak jauh yang sebentar lagi akan melewati garis finish yang sudah terbentang di depan mata. seorang pelari hendaknya membekali diri dengan persiapan yang matang, kondisi fisik yang prima, senantiasa berlatih sebelum berlari. selain itu, dukungan dari lingkungan dan orang terdekat akan memberikan spirit lebih bagi siswa untuk terus berlari melewati garis yang sudah disiapkan oleh panitia. tanpa diminta pun semua penonton yang hampir memenuhi garis finish selalu memberikan semangat, siap memberikan tepukan yang meriah manakala setiap peserta mampu melewati bendera finish yang terbentang. seiring akan diberikannya pengalungan medali dan piagam penghargaan bagi yang berhasil. TAPI, ada beberapa dari pelari itu sudah mulai kehabisan tenaga dan sangat kepayahan sehingga tidak lagi sanggup melewati garis akhir, mereka hanya bisa menatap dan menyesali diri bahkan menangis, melambaikan tangan kepada peserta lainnya. Saya sudah tidak sanggup lagi berlari, saya salah dalam mengatur strategi. Yang ini termasuk peserta yang baik karena masih bisa memberikan komentar terhadap kelemahan dirinya. TETAPI yang lebih parah ada peserta yang harus meninggalkan arena karena semua perbekalannya selama 2 tahun lebih sudah habis dan bahkan ketika garis finish sudah terlihat, peserta tersebut melakukan pelanggaran sehingga dia harus di diskualifikasi oleh panitia.

Akhir dari analogi ini adalah teruslah berlari dengan senantiasa mengikuti petunjuk dari pelatih. Lihatlah bagaimana bahagianya seorang ibu atau pendukung fanatikmu memberikan ucapan selamat.

Semoga analogi ujian nasional ini memberikan motivasi kepada semua siswa yang membacanya dan sebuah inspirasi bagi seorang guru untuk terus memberikan arahan kepada siswanya menghadapi ujian nasional. selamat berjuang

Musim hujan di kota hujan

imagesMusim hujan di kota hujan  menjadi hal yang biasa tentunya bagi setiap warga Bogor.  yang menjadi sedikit berbeda adalah semakin bertambahnya kemacetan di hampir setiap ruas jalan.  efek yang lain tentunya adalah banyak jalan yang rusak, apalagi tidak adanya drainase yang baik bahkan jika adapun saluran drainase lebih tinggi dari jalan. bagaimana ini…

Hujan yang terus menerus turun, bahkan sampai tidak memberikan kesempatan kepada matahari untuk memancarkan sinarnya.  bagi beberapa pelajar menjadikan hujan sebagai alasan untuk datang terlambat, karena hujan pak/bu, makanya saya terlambat. kasian si hujan. diturunkan sebagai berkah, eh malah dijadikan sebagai penghambat. ini menunjukkan tanda tidak bersyukur seorang hamba terhadap berkah yang diberikan oleh Sang Khalik.  kenapa kita tidak merubah kebiasaan dengan tidak hanya menyalahkan hujan???

Selamat datang kembali…

libur-telah-usaiWaktu liburan selama kurang lebih 2 minggu sudah selesai mudah-mudahan memberikan kesan yang baik bagi semua siswa, sehingga semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar yang akan segera dimulai tidak berkurang.  pasti banyak cerita dan kenangan yang terekam selama liburan kemarin.  apapun itu, semoga menjadi inspirasi untuk bisa memotivasi semangat belajar, khususnya siswa kelas 12.  saatnya untuk kembali mengulang pelajaran-pelajaran yang “sempat terlupakan” selama hampir “setahun”.  lakukan evaluasi terhadap apa yang sudah diperoleh di semester ganjil kemarin, karena hasil sudah jelas terpampang di buku raport. hasil cara belajar yang sudah dilakukan selama satu semester. sudahkah itu berhasil atau tidak, jika tidak memenuhi harapan, segeralah berkonsultasi dengan teman, guru sehingga beberapa waktu yang tersisa di depan dapat terlewati dengan hari-hari yang menyenangkan.

selamat datang kembali, selamat mengikuti kegiatan belajar mengajar yang menjadi rutinitas seorang siswa. mengisi bangku-bangku kelas yang sekian lama menunggu menghilangkan kesepiannya sepanjang liburan. menyapa kembali mading-mading yang terpajang dan belum di update. selamat datang semuanya, semua menunggu kalian untuk mencerahkan suasana hari-hari indah di sekolah. tanamkan semangat baru di tahun baru ini. ikrarkan bahwa perubahan hanya akan terjadi jika kita mau melakukan perubahan. hijrah. seperti bergantinya tahun baru islam 1430 H.

Penyebab Lelaki Suka Main “Game” Komputer

game-komputerBanyak laki-laki senang bermain “game” komputer karena mereka memiliki “hasrat yang sudah berurat-berakar untuk mengalahkan”.  Seperti dilaporkan situs berita harian Telegraph, suatu riset mengungkapkan bahwa perbedaan gender mungkin bisa mengungkapkan alasan mengapa laki-laki lebih tertarik main “game” dibandingkan perempuan.

Pemindaian menunjukkan bahwa bermain “game” akan mengaktifkan bagian otak laki-laki yang berkaitan dengan rasa dihargai dan kecanduan. Makin banyak lawan yang mereka kalahkan dan makin banyak poin yang didapat akan membuat bagian otak itu semakin terangsang.

Sebaliknya, bagian otak itu pada perempuan kurang terangsang oleh permainan Sony PlayStation, Nintendo Wii atau Xbox. Profesor Allan Reiss dari Pusat Penelitian interdisipliner Ilmu Otak di Universitas Stanford California yang memimpin penelitian itu, mengatakan bahwa perempuan dan laki-laki sama pemahamannya untuk “game” komputer.

Namun, perempuan tidak memiliki neurologi yang sama dengan laki-laki untuk menang. “Perbedaan gender ini dapat membantu menjelaskan mengapa laki-laki lebih tertarik dan punya kemungkinan besar ‘ketagihan’ pada video game dibandingkan perempuan,” katanya.

“Saya pikir bisa dikatakan bahwa laki-laki cenderung lebih teritorial secara intrinsik. Kita tahu secara historis laki-laki adalah penakluk dan tirani dari spesies kita.” “Kebanyakan ‘game’ yang sangat populer pada laki-laki adalah dari jenis ‘game’ teritori dan agresi.”

Studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam Journal of Psychiatric Research tersebut menerangkan bahwa para ilmuwan memasang kabel pemindai MRI ke beberapa laki-laki dan perempuan yang sedang main “game” video.

Setelah menganalisa data MRI, para peneliti menemukan aktifitas di pusat mesocorticolimbic otak, daerah itu biasanya terkait dengan penghargaan dan kecanduan. Otak laki-laki otak menunjukkan aktivasi yang lebih besar seiring mereka makin unggul dalam permainan itu. Hal ini tidak terjadi pada perempuan. Tiga struktur dalam sirkuit rasa dihargai- inti accumbens, amygdala dan korteks orbitofrontal – juga semakin saling mempengaruhi pada laki-laki dibandingkan pada perempuan.

Sumber : ANTARA News

Baca pos ini lebih lanjut