Ujian nasional : sebuah analogi

Ujian nasional merupakan tahapan akhir yang akan dan harus dilewati oleh setiap siswa. walaupun banyak protes yang menentang pelaksanaan, akan tetapi ujian nasional tetap berjalan sebagaimana yang telah diprogramkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, sebagai seorang guru semestinya senantiasa memberikan pencerahan dan motivasi bagi siswa kelas 12 khususnya. Apalagi tugas utama kelas 12 adalah mengantarkan mereka lulus ujian nasional dengan nilai yang baik.

Sebuah analogi yang sering saya sampaikan kepada siswa :

Kalian semua ibarat pelari jarak jauh yang sebentar lagi akan melewati garis finish yang sudah terbentang di depan mata. seorang pelari hendaknya membekali diri dengan persiapan yang matang, kondisi fisik yang prima, senantiasa berlatih sebelum berlari. selain itu, dukungan dari lingkungan dan orang terdekat akan memberikan spirit lebih bagi siswa untuk terus berlari melewati garis yang sudah disiapkan oleh panitia. tanpa diminta pun semua penonton yang hampir memenuhi garis finish selalu memberikan semangat, siap memberikan tepukan yang meriah manakala setiap peserta mampu melewati bendera finish yang terbentang. seiring akan diberikannya pengalungan medali dan piagam penghargaan bagi yang berhasil. TAPI, ada beberapa dari pelari itu sudah mulai kehabisan tenaga dan sangat kepayahan sehingga tidak lagi sanggup melewati garis akhir, mereka hanya bisa menatap dan menyesali diri bahkan menangis, melambaikan tangan kepada peserta lainnya. Saya sudah tidak sanggup lagi berlari, saya salah dalam mengatur strategi. Yang ini termasuk peserta yang baik karena masih bisa memberikan komentar terhadap kelemahan dirinya. TETAPI yang lebih parah ada peserta yang harus meninggalkan arena karena semua perbekalannya selama 2 tahun lebih sudah habis dan bahkan ketika garis finish sudah terlihat, peserta tersebut melakukan pelanggaran sehingga dia harus di diskualifikasi oleh panitia.

Akhir dari analogi ini adalah teruslah berlari dengan senantiasa mengikuti petunjuk dari pelatih. Lihatlah bagaimana bahagianya seorang ibu atau pendukung fanatikmu memberikan ucapan selamat.

Semoga analogi ujian nasional ini memberikan motivasi kepada semua siswa yang membacanya dan sebuah inspirasi bagi seorang guru untuk terus memberikan arahan kepada siswanya menghadapi ujian nasional. selamat berjuang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: