semakin dekat…semakin resah

pencilIni bukan sebuah judul lagu apalagi puisi, tapi ini adalah ekspresi tentang bagaimana siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi perang sesungguhnya menghadapi ujian nasional.  semakin dekat bukannya semakin siap, tetapi semakin banyak waktu yang tidak termanfaatkan dengan baik.  semakin banyak waktu bermain yang dicurahkan dibandingkan alokasi waktu belajar.  jawabannya singkat ketika ditanya, PUSING.  beginilah potret siswa sekarang, banyak mengeluh dan hanya menginginkan sesuatu datang dengan mudahnya.

Jika berbicara melihat realitas, seharusnya standar kelulusan yang telah ditetapkan oleh pemerintah tidak perlu dikhawatirkan.  kenapa, karena standar tersebut jauh di bawah kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan.  Maaf, jika memang hal tersebut meresahkan, berarti ada sesuatu yang salah dalam sistem pembelajaran kita.  sehingga pantaslah, keresahan akan selalu datang menghampiri jika ujian nasional semakin dekat.  masih ada kesempatan untuk berubah, sebelum perang itu dimulai.  semuanya berpulang kepada kemauan (niat), mau atau tidak….hilangkan keresahan itu dengan belajar dan belajar.  mari kita hitung mundur hari H yang meresahkan itu.